Home / Cerita Dewasa / Cerita Seks Terbujuk Rayuan Threesome Antony

Cerita Seks Terbujuk Rayuan Threesome Antony

Cerita Seks Kena Rayuan Threesome Antony –  Kali ini menceritakan pengalaman Sex pribadi dari seorang Pria bernama Antony pada saat dia masih kuliah dulu. Sungguh mujur sekali Antony ini, dalam satu tempo Antony bisa memperawani 2 gadis yang berstatus adik kakak ini. Kisah ini bisa terjadi ketika Antony berkunjung dikos pacarnya yang bernama Lidya. Karena ketika itu mereka hanya berdua dikosan Lidya, maka terjadilah hubungan sex antara mereka berdua. Saking asiknya mereka melakukan hubungan sex, tidak diduga kakak dari Lidya datang dan mempergoki mereka yang sedang berhubungan sex. Singkat cerita kakak Lidya akhirnya-pun terjerat rayuan oleh Antony dan merekapun melakukan hubungan sex threesome. Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini.

Nonton film Bokep, Bokep Indo disini

Sebut saja namaku Antony, aku akan membagikan -ku yang pastinya seru dan dijamin bikin para pembaca sekalian Horny, hhe. Usiaku sekrang 30 tahun, aku Pria berkulit putih bersih, berpostur tubuh biasa ( tidak kurus dan tidak gemuk ).

ini adalah pengalaman pribadiku. Ketika aku kuliah di Solo aku mempunyai pacar yang berasal dari Jambi, dia bernama Lidya ( nama samaran). Aku memanggilnya dengan panggilan sayang Beby.

Saat itu dia masih sekolah di salah 1 SMU di Yogyakarta. Sebenarnya Lidya ini anaknya lugu dan baik hati. Namun dibalik keluguan Lidya itu, dia mempunyai nafsu sex yang luar biasa. Ketika itu setiap weekend aku selalu menyempatkan untuk mengunjungi Beby di kos-nya.

Sebenarnya Kos-kosan Beby ini mempunyai aturan yang cukup ketat, soalnya kos-kosan Beby ini adalah kos khusus putri. Aturan kunjungan tamu pada siang hari dibatasi jam 09.00-12.00 dan lanjut sampai 16.00 s/d 21.00.

Pada hari minggu saat aku ke berkunjung kekosan Beby waktu menunjukan pukul 11.00, secara aturan aku hanya mempunyai waktu 1 jam di Kosannya dong. Walaupun ketat aturannya tapi teman yang bermain boleh masuk ke kamar dengan catatan pintu tidak boleh ditutup rapat rapat. Waktu 1 jam itu aku manfaatkan dengan baik untuk mencumbunya.

Bahkan aku menjelajahi sekujur tubuhnya dari ujung rambut sampai kakinya, kami saling bergumul bak berkelahi saja. Kebetulan tempat tidurnya tepat di belakang pintu kamar. Tak terasa waktu sudah menunjukan jam 1 siang, terpaksa kami hentikan permainan yang tanggung itu. Dan dengan berat hati kami berbenah ruangan yang sudah seperti kapal pecah.

“ Mas Antony ke Kosnya Toni ya? ” tanya dia sambil membetulkan kancing bajunya.
“ Iya Beb, emang kamu mau ikut ? ” tanyaku.“

“Nggak ah Mas, Cuacanya panas banget soalnya, ” jawabnya,

Kemudian sejenak kami saling mepandang seolah tidak terima dengan perpisahaan yang sesaat itu, dan tiba-tiba Beby-pun berkata,

“ Emmm… Mendingan Mas nggk usah ke kos Toni deh Mas, Mending kita bobok siang bareng disini aja, gimana ??? ” pintanya,
“ Emm… gimana ya… kan ketat disini aturanya ? ”

“ Udah kita cuek aja Mas, kita kunci aja kamar dari dalam, biar Ibu Kos gak tahu! anggap aja Beby lagi tidur-kan beres? ” ucapnya,

“ Ha… Gila lu Beb ! ” kataku pendek.
“ Mas Antony kan juga capek baru dari Solo, ntar di Kos Mas Toni gak bisa istirahat, paling juga bengong! ”

Aku terdiam sejenak, benar juga yah ( pikirku).
“ Benar nih gak takut sama Ibu kos? ”
“ Siapa takut… ”
“ Okelah, tapi ntar aku tak ke kamar mandi sebentar ”

Sepulang dari kamar mandi kulihat dia udah ganti pakaian tidur dengan lengan terlihat mulus, kuning kecoklat coklatan.
“ Beby tutup pintunya ya Mas… ”
“ Hemmm… ”

Kubaringkan badanku di kasur yang empuk, dan dia di sampingku sambil memelukku seolah tak mau kehilangan aku.

“ Aduh… ” tiba tiba aja dia bergumam.
“ Ada apa? ”
“ Kurang ajar nih semut gigit paha Beby ” ujarnya sambil menyingkap daster       bawahnya.
“ Wah bener kurang ajar tuh semut gua aja belum pernah gigit paha Beby kok dia udah duluan… ”

“ Emang mau gigit, tapi abis gigit mesti mati ya… Hi… Hi… ”
“ Tu kan Mas, jadi merah… Emang kurang ajar semut itu! ”
“ Sini Mas Antony cium biar sembuh… ” jawabku layaknya orang pacaran yang sok pahlawan.
“ Gombal… ”

Sambil iseng aku lihat pahanya yang digit semut itu dan, mantap… Mulus juga nih paha batinku. Aku usap paha itu dengan lembut beberapa kali, dan tiba tiba saja aku cium paha itu.
“ Iihh geli Mas… ” Suara itu membuat ku birahi!
“ Geli apa enak? ” bisikku,

Tanganku mulai menggerayangi buah dadanya.Dia diam saja, tanganku mulai kuselipkan dibalik bajunya dan menggerayangi pentilnya yang sudah mulai mengeras. Sementara tangan kiriku mulai menyelinap dibalik celana dalamnya dan kugesek gesek kan pada Kewanitaan-nya.

Kusingkapkan dasternya keatas sehingga terlihat jelas gundukan Kewanitaannya di balik celana putihnya. Dia diam saja. Sedikit demi sedikit mulai aku tarik celana dalamnya ke bawah.

“ Ayo terus kalau berani… ” tiba tiba aja dia berkata, aku sempat kaget dengan celetukannya itu.

Dalam sekejap saja sudah aku telanjangi dia, mulus! Tanpa banyak acara lagi aku juga ikut telanjang, aku gesek gesekkan Kejantananku ke Kewanitaan-nya. Nikmat rasanya, tapi aku tak berpikir yang lain cukup gesek-gesek saja.

Sambil bercanda dia bilang,
“ Ayo kalau berani dimasukkan Mas ”.
“ Gila kamu… ”
“ Hi… Hi… Takut ya… ”
“ Emang kenapa takut? ”
“ Coba aja… ”

Aku tahu dia cuma bercanda karena selama ini kita pacaran memang sangat berhati hati. Tapi dia terus mengejekku… Akhirnya tergoda juga aku. Aku masukkan helm Kejantananku ke Kewanitaannya yang jelas sudah basah kuyup, tapi aku masih ragu. Tapi terasa sangat hangat dan luar biasa… Aku masukan sedikit lagi dan hampir separuh Kejantananku sudah masuk.

“ Mas jangan… Ingat ya… Jangan… ” katanya
“ Kenapa… Kamu takut ya… ”
“ Jangan Mas, keluarkan ” pintanya pelan.

Aku terus menggesek gesekannya, nikmat rasanya! Tiba tiba saja dia menggeserkan pantatnya ke samping dan mendorong pahaku. Kejantananku terlepas, kami saling berpandangan sejenak.

“ Mulai nakal ya? ”
“ Habis ditantang sih… ”

Dia mencium lembut bibirku, aku balas dengan lembut dan kami saling berpelukkan erat, aku ciumi leher dan telinganya, dia mulai menggeliat aku terus menyerangnya perlahan lahan aku cumbu buah dadanya dan terus aku merayap ke bawah sampai Kewanitaan-nya.

Bau anyir yang merangsang keluar dari Kewanitaan nya, aku jilati Kewanitaannya, dia menggeliat nikmat, matanya terpejam. Aku semakin rakus melahapnya dan aku masukkan lidahku ke dalam Kewanitaannya. Dia menggeliat.

“ Uuuhhhh… Enak Mas ”, Aku tambah semangat.
“ Terus Mas… Enak… ”

Aku lepas mulutku dan aku ganti dengan Kejantananku. Nafsu besar dan nikmat yang aku rasakan membuat ku tak sabar memasukkan Kejantananku.

“ Aduh… Pelan pelan Mas ”
“ Ya… ”

Separuh Kejantananku sudah masuk, tapi susah sekali masuk lebih dalam. Aku tarik sedikit masuk lagi, mudur masuk, Mundur, Masuk tak terasa hampir masuk semua Kejantananku ke Kewanitaan-nya. Aku remas buah dadanya sambil aku ciumi lehernya, dia terlihat merem melek merasakan nikmatnya Kejantananku. Tiba tiba saja ada yang menarik Kejantananku dari dalam Kewanitaannya dan nikmat sekali…

“ Akh… Enak sekali sayang… ”
“ Tekan Mas… Tekan lagi… Pelan pelan… ”

Aku merasakan Kejantananku keras dan terasa membesar didalam Kewanitaan Beby, aku sodokkan Kejantananku dengan pelan tapi pasti, dan semakin terasa ada yang menarik narik Kejantananku di dalam Kewanitaan.

“ Aaaahhhh… Sakit Mas… Enak Mas… Terus… Terus… ”
Erangan itu membuat aku semakin mengencangkan pelukanku terhadap dia, aku peluk dia erat-erat dan dia juga memelukku erat sekali sambil menahan sakit tapi enak…

“ Uuuhhh… ” desis dari mulutnya sambil mengejang sekujur tubuhnya.
“ Ehmmhh… ” badanku juga terasa mengejang nikmat sekali sperma ku kelar dengan

deras memasuki Kewanitaannya.
Terasa hangat Kejantananku, nikmat dan tak terucapkan dengan kata kata hanya erangan nikmat dari mulut kami berdua. Tiba tiba aku merasakan cairan hangat merampat di pahaku, aku terkejut bukan main. Aku tarik Kejantananku dari Kewanitaan Beby. Mataku terbelalak melihat cairan itu. Darah!

“ Beb… ”
“ Mas… Apa yang kita lakukan? ” Pandangannya juga nampak kaget.
“ Maaf Beb… ” kataku.

Tiba tiba saja Beby memelukku erat erat.
“ Beby sayang Mas Antony ”
“ Mas Antony juga sayang Beby ”

Aku rebahkan dia di kasur yang empuk, kami saling berpandangan.
“ Beby gak menyesal kok Mas, Beby senang ”, Ah, lega rasanya mendengar kata kata itu.

Tok… Tok… Tiba tiba saja pintu di ketok! Kami kaget bukan main, bingung mau apa.
“ Beb… Buka… Tidur ya… ”

Kami tak bergerak cuma saling pandang, pelan pelan kami mengambil baju masing masing.
“ Itu mbak Rani ”
“ Diam aja Mas, pura-pura tidur gak dengar! ”
“ Beb, mbak Rani pinjem hairdryer ”

Badan ini rasanya panas dingin, kami tidak berani memakai baju karena takut berisik.
“ Ceklek… ”

Tiba-tiba saja pintu terbuka, ternyata mbak Rani punya juga kunci kamar Kos Beby yang memang berdampingan. Rasanya dunia mau runtuh saat itu.
“ Beb… Mas… ”

mbak Rani seolah tak percaya apa yang dilihatnya. Cepat cepat mbak Rani masuk dan mengunci kamar Beby, dan mbak Rani siap mengadili kami berdua yang masih telanjang.

“ Apa apaan ini? ” Sambil melirik tempat tidur yang berantakan dan ada noda darah keperawanan Beby.
“ Teh… Maaf kan saya Teh ” ucapku pelan.
“ Saya yang bersalah Teh, bukan Beby ”
“ Kenapa Mas Antony lakukan? mbak Rani udah percaya sekali ama Mas Antony! ” sambil meneteskan buliran air mata kekecewaan.
“ Maaf Teh… ”

Tiba tiba saja mbak Rani memelukku yang masih telanjang! dan Kejantananku menyentuh tubuhnya yang lebih kecil dari Beby. Pelukkan erat mbak Rani membuat Kejantananku berdiri lagi, dan aku bingung.

“ Celaka nih, tegang lagi ”

Beby pun ikut memeluk kami yang masih berpelukkan, buah dada Beby membuat aku tambah merangsang. Aku beranikan mencium bawah telinga mbak Rani yang masih terisak di pelukkanku. Harum juga karena mbak Rani memang baru selesai mandi. AKu tambah terangsang dan aku ciumi leher mbak Rani. Sedikit aku merasakan gerakan mbak Rani yang ternyata dia juga terangsang dengan ciumanku.

Ditambah posisi telanjangku dan Kejantananku yang menempel di sekitar pusar mbak Rani. Aku coba kencangkan pelukanku terhadap mbak Rani, sementara aku ganti mencium Beby yang juga memeluk mbak Rani, Beby menyabut ciumanku dengan lahapnya sementara mbak Rani yang ada dalam pelukan kami berdua pada posisi ditengah karena memang Beby memeluk mbak Rani dari belakang dan saya dari depan.

Tak ayal mbak Rani cuma menggeliat diantara kami, tanganku turun kebawah ke arah pantat Beby yang tepat dibelakang mbak Rani. Aku tarik pantat Beby ke depan sehingga mendorong tubuh mbak Rani lebih merapat ketubuhku dan menjepit Kejantananku. Aku goyangkan pantat Beby perlahan lahan dengan harapan badan mbak Rani juga ikut bergoyang, dan harapanku itu terpenuhi.

Badan mbak Rani bergoyang menggesek gesek Kejantananku, tangannya bertambah erat memelukku. Tiba tiba saja Mulut mbak Rani mulai menyerang leherku, rupanya dia juga gak tahan melihat aku dan Beby semangat berciuman. Tanganku mulai berani meraba buah dada mbak Rani dan mbak Rani tidak menolak bahkan seolah olah menikmatinya.

Mata Beby memandangku dengan sorot tajam seolah melarang aku meraba kakaknya itu tapi aku pura-pura tidak melihat. Perlahan tanganku aku turunkan dan meraba Kewanitaan Beby dengan tangan kanan, dan tangan kiriku mulai merayap dibalik CD mbak Rani. Aku lihat Beby menikmati tanganku yang sudah meremas Kewanitaan nya, dia terlihat memejamkan matanya.

“ Wah kesempatan bagus nih untukku ” batinku,
Kewanitaan mbak Rani pun tak lepas dari tangan kiriku dan mbak Rani juga menikmatinya. mbak Rani sedikit melorotkan badannya dan mencium pentil susuku yang kecil dan dia terus bergerak ke bawah sambil meremas Kejantananku.

Dan sesaat mbak Rani sudah sibuk dengan mulutnya menikmati Kejantananku. mbak Rani mendorong badanku hingga aku terjatuh di spring bed, Beby pun mendahului mbak Raninya memegang Kejantananku seolah dia tak rela Kejantananku di jamah mbak Raninya.

Beby langsung memasukkan Kejantananku kedalam Kewanitaannya yang sudah basah dan sedikit noda darah masih ada, sementara mbak Rani harus puas melahap mulutku. Beby begitu semangat mengenjot Kejantananku dengan gerakan naik turun sambil mengerang kenikmatan.
“ Ouhh… Ahhhh… ”

Beby mengeluh sambil badanya mengejang, rupanya dia sudah keluar lagi.
mbak Rani yang melihat Beby sudah klimaks memanfaatkan kesempatan itu untuk mengambil posisi mengarahkan mulutnya ke Kejantananku dan Kewanitaannya diarahkan ke mulutku, ketika itu posisiku dan posisi mbak Rani saling berlawanan.

Kaki mbak Rani menjepit kepalaku sehingga aku dengan jelas melihat Kewanitaan mbak Rani yang dipenuhi rambut tipis disekelilingnya. Sementara Beby ada disamping kami berdua sambil meremas remas sendiri buah dadanya. Aku jilati Kewanitaan mbak Rani yang masih wangi karena habis mandi, aku masukan lidahku menyentuh dalam Kewanitaannya dan mbak Rani menikmatinya.
“ Enak Mas… Terus… ”

Hampir saja aku tidak bisa bernafas karena mbak Rani menekankan Kewanitaannya ke wajahku, aku dorong sedikit pantatnya supaya aku bisa bernafas. Aku balikkan badan Tetmbak Rani eh, sehingga saat ini posisiku diatas mbak Rani.

Aku tidak mau berlama lama melakukan oral sama mbak Rani, langsung saja aku masukkan Kejantananku ke Kewanitaan mbak Rani yang ternyata juga cukup kecil buat Kejantananku. mbak Rani agak kesakitan tapi tidak protes.
“ Uhhh… Ssss… Aaaahhh… ”

Akhirnya Kejantananku bisa masuk hampir semuanya, dan mbak Rani merasa kesakitan dan menggeser sedikit pantatnya kesamping tapi tetap aku buru ke samping sambil sedikit menggoyangnya.

Kedua kaki mbak Rani diangkat menjepit pantatku seolah-olah dia ingin memasukkan Kejantananku lebih dalam lagi, aku berusaha memasukkan pelan pelan dan agaknya lebih lancar karena Kewanitaan mbak Rani sudah basah kuyup. Kaki mbak Rani menjepitku tambah kencang dan aku juga coba peluk mbak Rani lebih kencang.
“ Sssss…. Aaahhh… ”

mbak Rani melenguh dan nafasnya tersengal-sengal, ternyata dia mengalami puncak kenikmatan, aku rasakan badannya mengejang dan jepitan kakinya membuatku tak bisa bernafas tapi aku biarkan dia menikmati kenikmatan itu.

Sedikit demi sedikit jepitan kaki dan pelukan mbak Rani mulai lepas, giliranku sekarang untuk menikmati kenikmatan bersama mbak Rani. Aku balikkan badan mbak Rani dan aku masukkan Kejantananku dari belakang dengan gaya anjing aku coblos Kewanitaan mbak Rani.

So wow… sungguh nikmat sekali ternyata dengan gaya ini, aku menikmati sekali gaya ini. Kejantananku keluar masuk ke Kewanitaan mbak Rani seolah tak ingin berhenti apalagi diiring desahan mbak Rani yang pelan tapi sangat membuatku bernafsu. Hampir lima menit Kejantananku keluar masuk ke Kewanitaan mbak Rani dan akhirnya,
“ Aaahhh… Nikmat Teh… ” badankupun mengejang nikmat,

Aku peluk mbak Rani dari belakang sambil menikmati klimaksku. Kejantananku terasa membesar saat itu dan aku coba masukkan lebih dalam Kejantananku ke Kewanitaan mbak Rani. Tiba tiba saja terdengar suara seperti air tumpah. Aku kaget tapi bersamaan suara itu kenikmatan yang jauh lebih nikmat dari sebelumnya! Aku kaget sekali saat aku rasakan ada air hangat mengalir di antara Kejantananku.
“ Jangan jangan… ”

Cepat cepat aku keluarkan Kejantananku dari Kewanitaan mbak Rani, hah… Benar dugaanku. Darah! Ternyata mbak Rani juga masih perawan! berarti dalam 3 jam aku dapat dua perawan! Kakak Adik lagi!
“ Hebat! ” dalam batinku. Ternyata aku laki laki paling beruntung dapat perawan 2 sekaligus!

Tak kusadari aku lihat Beby disampingku meneteskan air Mata dan memejamkan matanya yang sudah sembab! Aku baru sadar ternyata adeganku dengan mbak Rani dilihat tanpa sensor oleh Beby! Pacarku! Dan adegan itu aku lakukan dengan kakaknya! mbak Rani! Saat itu aku gak tahu harus berbuat apa! Aku hanya memeluk Beby dan mbak Rani keluar dari kamar meninggalkan kami tanpa sepatah katapun.

Hari hari berikutnya aku selalu membagi spermaku untuk mereka berdua untuk Beby dan mbak Rani, tapi saat itu aku selalu beranggapan Beby pacarku dan mbak Rani adalah selingkuhanku! Semua ini aku jalani dari tahun 2012 sampai 2013. Karena sejak tahun 2013 kami putus.

Saat ini Beby dan mbak Rani sudah menikah, demikian juga dengan aku. Beby dapat suami orang Magelang dan mbak Rani dapat tetangganya di Palembang. Walaupun begitu Aku masih sering melakukan sex by phone dengan Beby paling tidak seminggu sekali dan sex di hotel sebulan sekali. Kami masih bisa menikmatinya. End

Cerita Seks Kena Rayuan Threesome Antony by Detiklendir.com – Cerita Dewasa , Cerita Seks , Cerita Hot , Bokep , Bokep Indo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*